Pesanan Perawatan Kulit yang Benar: Panduan Dokter Kulit Untuk Layering
Jika Anda pernah berdiri di depan cermin kamar mandi Anda bertanya-tanya urutan apa untuk menerapkan produk perawatan kulit Anda, atau apakah itu penting, Anda tidak sendirian. Sebagai dokter kulit, salah satu pertanyaan paling umum yang saya dengar adalah, “Apakah saya melapisi perawatan kulit saya dengan benar?”
Jawaban singkatnya: ya, urutan perawatan kulit benar-benar penting. Menggunakan produk dalam urutan yang salah dapat mengurangi efektivitasnya, meningkatkan iritasi, atau membatalkan bahan-bahan utama sama sekali.
Dalam panduan yang disetujui dokter kulit ini, saya akan memandu Anda melalui cara melapisi perawatan kulit dengan benar, menjelaskan mengapa pesanan produk perawatan kulit penting, dan memberi Anda rutinitas pagi dan PM sederhana yang benar-benar dapat Anda patuhi. Apakah Anda seorang minimalis atau penggemar perawatan kulit, panduan ini akan membantu Anda mendapatkan hasil maksimal dari rutinitas Anda.
Mengapa Urutan Produk Perawatan Kulit Anda Penting
Kulit Anda lebih dari apa yang Anda lihat di cermin. Ini berfungsi sebagai penghalang pelindung dari lingkungan, menyegel kelembaban, melindungi dari polutan, dan memainkan peran penting dalam kekebalan. Bagaimana Anda melapisi produk perawatan kulit Anda memengaruhi seberapa baik bahan aktif menembus dan bekerja untuk mendukung kesehatan dan penampilan kulit Anda.
Inilah mengapa pesanan perawatan kulit sangat penting:
- Penyerapan: Produk berbasis air yang lebih ringan menyerap paling baik saat diterapkan pertama kali.
- Khasiat: Bahan-bahan tertentu (seperti vitamin C atau retinoid) membutuhkan kontak langsung dengan kulit agar bekerja dengan baik.
- Pencegahan iritasi: Pelapisan yang salah dapat meningkatkan kekeringan, sensitivitas, atau jerawat.
- Kompatibilitas bahan: Beberapa aktif menonaktifkan satu sama lain ketika dilapisi secara tidak benar.
Pikirkan perawatan kulit seperti berpakaian. Anda tidak akan mengenakan mantel Anda sebelum baju Anda. Logika yang sama berlaku untuk urutan perawatan kulit yang benar.
Rutinitas Perawatan Kulit Pagi (AM) yang Disetujui Dokter Kulit Anda
Rutinitas pagi Anda adalah tentang perlindungan, pencegahan, dan hidrasi. Berikut adalah rutinitas 7 langkah lengkap untuk mengatur kulit Anda untuk hari yang indah.
Langkah 1: Pembersih (Lembut adalah Kuncinya)
Mulailah dengan pembersih lembut untuk menghilangkan minyak, keringat, dan residu perawatan kulit semalaman tanpa mengupas kulit. Pembersih yang keras dapat membahayakan penghalang Anda bahkan sebelum hari dimulai.
Langkah 2: Toner (Opsional tetapi Bermanfaat)
Toner dapat membantu menyeimbangkan kembali kulit, menambah hidrasi, dan mempersiapkan serum, terutama jika mengandung bahan yang menenangkan atau humektan.
Langkah 3: Serum Antioksidan (misalnya, Vitamin C)
Vitamin C adalah MVP pagi. Ini membantu menetralkan radikal bebas, mendukung produksi kolagen, dan meningkatkan perlindungan tabir surya.1
Langkah 4: Krim Mata
Krim mata harus dioleskan sebelum krim yang lebih berat untuk menargetkan garis-garis halus dan kekeringan tanpa diencerkan.
Langkah 5: Perawatan Spot (Jika Diperlukan)
Jika Anda merawat jerawat aktif atau bintik-bintik hitam, oleskan perawatan bintik langsung ke kulit bersih sebelum pelembap.
Langkah 6: Pelembap (Mengunci Hidrasi)
Bahkan kulit berminyak membutuhkan pelembap. Langkah ini menyegel hidrasi dan mendukung penghalang kulit.
Langkah 7: Tabir Surya (Langkah Akhir yang Tidak Dapat Dinegosiasikan)
Sunscreen selalu merupakan langkah terakhir dalam rutinitas kulit pagi Anda. Terapkan dengan murah hati dan terapkan kembali sesuai kebutuhan.
Rutinitas Perawatan Kulit Malam (PM) Lengkap Anda Untuk Perbaikan
Kulit Anda beralih ke mode perbaikan di malam hari. Rutinitas perawatan kulit malam hari yang teratur sangat penting untuk membantu penyembuhan dan meremajakan kulit dari siang hari.
Langkah 1: Pembersihan Ganda (Berbasis Minyak, kemudian Berbasis Air)
Jika Anda memakai riasan atau tabir surya, mulailah dengan pembersih berbasis minyak, kemudian ikuti dengan pembersih berbasis air yang lembut.
Langkah 2: Toner/Esensi
Langkah ini mengisi kembali hidrasi dan mempersiapkan kulit untuk perawatan.
Langkah 3: Krim Mata
Oleskan krim mata dengan lembut menggunakan jari manis Anda untuk menghindari menarik kulit halus.
Langkah 4: Serum Perawatan (misalnya, Retinoid, Asam Hyaluronic)
Di sinilah bahan aktif dalam serum wajah bekerja. Retinoid mendukung kolagen, pengendalian jerawat, dan pembaruan kulit.2 Asam hialuronat menghidrasi dan mengurangi iritasi dari bahan aktif yang lebih kuat.3
Langkah 5: Pelembap atau Krim Malam
Akhiri dengan pelembap atau krim malam yang lebih kaya untuk menutup semuanya dan mendukung perbaikan semalam.
Lembar Cheat Untuk Pelapisan Perawatan Kulit
Setelah Anda mengidentifikasi bahan aktif penting dan memilih produk terbaik untuk kebutuhan spesifik kulit Anda, ingatlah poin-poin penting ini saat melapisi perawatan kulit untuk mendapatkan hasil maksimal dari produk Anda.
- Melapisi vitamin C dan asam hialuronat: Selalu oleskan vitamin C terlebih dahulu pada kulit bersih. Asam hialuronat dapat mengikuti untuk meningkatkan hidrasi dan meminimalkan iritasi.
- Kapan menggunakan retinoid (dan apa yang tidak boleh dicampurnya): Gunakan retinoid di malam hari dan hindari melapisinya dengan asam pengelupasan yang kuat dalam rutinitas yang sama.
- Menggabungkan asam pengelupasan kulit: Pengelupas kimia, seperti asam alfa hidroksi (AHA) dan asam beta hidroksi (BHA), harus digunakan satu hingga tiga kali per minggu. Hindari melapisinya dengan retinoid pada awalnya.
- Peran niacinamide dalam rutinitas: Niacinamide adalah salah satu bahan perawatan kulit yang paling serbaguna. Ini melapisi dengan baik dengan sebagian besar bahan aktif dan membantu menenangkan peradangan.4
Kesalahan Pelapisan Perawatan Kulit Umum yang Harus Dihindari
Hindari kesalahan pelapisan perawatan kulit umum ini yang dapat menurunkan efektivitas produk Anda.
- Menerapkan produk perawatan kulit terlalu cepat: Berikan setiap lapisan 30 hingga 60 detik untuk menyerap sebelum menerapkan produk berikutnya.
- Mencampur bahan-bahan yang tidak kompatibel (misalnya, vitamin C dan benzoil peroksida): Vitamin C dan benzoil peroksida dapat menonaktifkan satu sama lain - gunakan pada waktu yang berbeda dalam sehari.
- Menggunakan terlalu banyak bahan aktif sekaligus: Lebih banyak tidak lebih baik. Kelebihan beban aktif sering menyebabkan iritasi dan kerusakan penghalang. Dalam hal perawatan kulit, terkadang minimalis adalah yang terbaik.
- Menerapkan SPF sebelum pelembap Anda: Tabir surya harus selalu menjadi langkah terakhir dalam rutinitas perawatan kulit pagi Anda.
Pertanyaan yang Sering Diajukan Oleh Dokter Kulit
Berapa lama saya harus menunggu di antara langkah-langkah perawatan kulit?
Menunggu sekitar 30 hingga 60 detik sudah cukup untuk sebagian besar produk. Jika kulit Anda rentan terhadap iritasi, tunggu sedikit lebih lama saat menggunakan retinoid.
Bisakah saya menggunakan minyak wajah sebelum atau sesudah pelembap?
Minyak wajah biasanya harus digunakan setelah pelembap untuk menutup hidrasi.
Di mana topikal resep cocok dengan pesanan rutin perawatan kulit saya?
Perawatan resep biasanya dilakukan setelah pembersihan dan sebelum pelembap, kecuali dokter kulit Anda menyarankan sebaliknya.
Tips Terakhir + Takeaways Perawatan Kulit
Dalam hal perawatan kulit, cara Anda menggunakan produk Anda sama pentingnya dengan apa yang Anda gunakan. Layering yang tepat memungkinkan bahan aktif menembus secara efektif, meminimalkan iritasi, dan membantu Anda melihat hasil nyata.
Anda tidak perlu setiap produk yang sedang tren di rak. Konsistensi dan pelapisan yang benar lebih penting daripada memiliki rutinitas 10 langkah. Mulailah dengan fondasi yang kuat, perkenalkan bahan aktif secara perlahan, dan beri kulit Anda waktu untuk merespons.
Jika Anda merasa tidak yakin ketika menghadapi lemari yang penuh dengan produk, kembalilah ke aturan praktis sederhana ini: bersihkan dulu, lalu rawat, lembabkan, dan akhiri dengan pelindung matahari (hanya pagi). Menguasai urutan ini membantu perawatan kulit Anda bekerja dengan kulit Anda, menjaga kesehatan dan ketahanannya. Jika ragu, konsultasikan dengan dokter kulit untuk bimbingan yang dipersonalisasi.
Referensi:
- Pullar JM, Carr AC, Vissers MCM. Peran Vitamin C dalam Kesehatan Kulit. Nutrients. 2017;9(8):866.
- Motamedi M, Chehade A, Sanghera R, Grewal P. Panduan Dokter untuk Retinoid Topikal. J Cutan Med Surge. 2021; 26 (1) :71.
- Bravo B, Correia P, Goncalves Junior JE, Sant'Anna B, Kerob D. Manfaat asam hialuronat topikal untuk kualitas kulit dan tanda-tanda penuaan kulit: Dari tinjauan literatur hingga bukti klinis. Dermatol Tahun 2022; 35 (12).
- Boo YC. Dasar Mekanistik dan Bukti Klinis untuk Aplikasi Nicotinamide (Niacinamide) untuk Mengontrol Penuaan dan Pigmentasi Kulit. Antioksidan (Basel). 2021; 10 (8).
PENAFIAN:PUSAT KESEHATAN tidak dimaksudkan untuk memberikan diagnosis...